Latar Konseptual
Yayasan Sosial dan Da’wah Islamiyah AL AMIR
yang berlokasi di Jl. KH. Moh. Amir Ilyas, desa Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep
Madura, sejak tahun 2007 mengembangkan salah satu program Da’wah Tarbiyah-nya
kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Sumenep dengan menyebarkan jasa
tenaga pengajar atau tutor pembelajaran ketab kuning (ktab turots), cepat dan
tepat metode “Thoriqoh Manzilah” bekerja sama dengan beberapa Pondok Pesantren
di Jawa Timur, khususnya di Madura.
Teknik “Thoriqoh Manzilah” untuk siswa/wi lanjutan
ini adalah sebuah pedoman pembelajaran membaca dan memahami kitab kuning (kitab
turots) karya ulama-ulama salaf yang bersifat Sistematis, Aplikatif dan Evisien
yang sasaran kegiatannya adalah para siswa-siswi Pondok Pesantren, minimal
berpendidikan Aliyah atau bagi mareka yang telah memiliki dasar pengetahuan
Nahwu dan Shorrof.
Yang dimaksud dengan Sistematis adalah
terarah dan terperogram RPP dalam mencapai indikator yang di inginkan. Aplikatif adalah mengutamakan praktek membaca dan
memahami isi dari kitab kuning, khususnya kitab Fathul Qorieb yang menjadi referensi pokok/wajib dalam
pembelajarannya serta mampu menguasai dan hafal kaidah-kaidah Nahwiyah dan
Shorfiyah dengan benar tanpa dihafalkan dengan dipandu oleh seorang guru/tutor yang professional.
Sedangkan yang dimaksud dengan Evisien adalah dilakukan dalam batas waktu tertentu secara intensif, minimal 3 – 6
bulan untuk mencapai target dan indikator yang ditetapkan. Insya Allah dengan
teknik pemblejaran seperti ini, anak-anak didik akan segera bias membaca dan
memahami kitab kuning dengan baik dan benar.
Nama Kegiatan
Kegiatan ini bernama : “ Pembelajaran membaca
dan memahami kitab kuning cepat dan tepat, teknik “Thoriqoh Manzilah”
Waktu, Tempat Kegiatan dan Jumlah
Peserta
Waktu kegiatan ini akan
dilakasanakan selama 4 jama atau 2 kali tatap muka dengan durasi per-jam 45
menit bertempat di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto yang akan
di ikuti oleh santri putra atau putri di Pondok Pesantren Amanatul Ummah
berjumlah : 25 – 30 peserta dalam satu ruang atau kelas dengan seorang tenaga
tutor.
Tujuan Kegiatan
1.
Untuk
meningkatkan pengetahuan keagamaan para peserta dengan harapan memperoleh
Ma’unah dan Ridho Allah SWT.
2.
Untuk memberi motivasi kuat kepada para peserta
tentang pentingnya belajar kitab kuning (kitab turots) dalam rangka mengenal
sumber-sumber Hukum Islam secara sempurna.
3.
Untuk
menghidupkan kembali semangat belajar para peserta terhadap kitab kuning (kitab
turots) yang dianggap sulit dan membosankan, sehingga dengan teknik Thoriqoh
Manzilah ini yang dibuat secara sistematis dan mengutamakan praktek langsung,
diharapkan mereka bias membaca dan memahami isi kandungan kitab kuning tersebut
serta hafal kaidah-kaidah nahwiyah dan shorfiyah-nya dengan baik dalam waktu yang
tidak terlalu lama.
Target Kegiatan
Target atau idnikator yang ingin dicapai dalam kegiatan
pembelajaran ini adalah para peserta bisa membaca, memahami terhadap kandungan
isi kitab kuning (kitab turots dengan banar dan baik serta hafal kaidah-kaidah
Nahwiyah dan Shorfiyah di luar kepala tanpa di hafalkan, tapi hanya dengan cara
dibaca dengan takror (diulang-ulang).
Sifat dan Pola Kegiatan
Kegiatan ini
bersiafat terbatas, baik waktu dan jumlah tutor dan peserta. Waktu yang
disediakan hanya 4 jam atau dua kali tatap muka dalam se-pekan dengan durasi
per jam 45 menit . Tenaga tutornya hanya satu orang dengan membimbing sebanyak
25-30 peserta.
Sedangkan
pola kegiatan yang akan
berlangsung berbentuk dua agenda kegiatan, yaitu Pertama : Pengajian
kitab Fathul Qorieb, Fathul Mu’in dan Kifayatul Akhyar. Masing-masing
dilaksanakan 2 jam atau satu kali tatap muka per-pekan. Kedua : Pendalaman Materi Nahwu dan Shorrof dengan
materi ajar Kaidah Thoriqoh yang berupa talkhish (ringkasan) dari
beberapa kitab Nahwu dan Shorrof ‘Imrithy, Alfiyah, Fathul Khobiril Latief,
Nadhmu Ma’anil Huruf dan lain-lain. Semua materi ini diajarkan dalam waktu 4
jam atau dua kali tatap muka dalam sepekan selama 3-6 bulan, tergantung dari
standar pencapaian target yang ditetapkan. Untuk lebih jelasnya pola kegiatan
ini, berikut Jadwal Kegiatannya.
Jadwal
Kegiatan
|
No
|
Jam
|
Materi 1
|
Jam
|
Materi 2
|
Ket.
|
|
1
|
45 menit x
2
(1x tatap
muka)
|
Pengajian
Kitab
Fathul
Qorieb
|
45 menit x 2
(1x tatap muka)
|
Pendalaman Talkhish Kaidah Thoriqhoh
|
1 hari
dalam sepekan
|
|
2
|
45 menit x
2
(1x tatap
muka)
|
Pengajian
Kitab Fathul Mu’in
|
45 menit x 2
(1x tatap
muka)
|
Pendalaman Talkhish Kaidah Thoriqhoh
|
1 hari
dalam sepekan
|
|
3
|
45 menit x
2
(1x tatap
muka)
|
Pengajian Kitab Kifayatul Akhyar
|
45 menit x 2
(1x tatap muka)
|
Pendalaman Talkhish Kaidah Thoriqhoh
|
1 hari
dalam sepekan
|
Keterangan :
Untuk
pengajian kitab (Materi 1) dimulai dari Muqoddimah hingga akhir Bab ‘Ubudiyah.
Sedangkan Pendalam Talkhish Kaidah (Materi 2) diajarkan sampai khatam
Penutup
Demikian ToR singkat ini dibuat sebagai acuan dasar rencana
pelaksanaan kegiatan. Semoga Allah SWT memenuhi rencana dan keinginan kami
dengan sempurna dan sukses.
Sumenep, 22 Agustus 2014
Ketua, Yayasan Al Amir
Guluk-Guluk, Sumenep Madura
(Drs. H. Muhammad Muhsin Amir)